NCT U – Without You

커버린 아이처럼
혼자된 나무처럼
외로워 지친
누군가의 세상을 봐

바라고 바랬던걸
결국은 찾지 못해
밀려났던 자의
감추려던 상처를 봐

우린 외톨이로 태어나
좀 느린 나와 같이 걸어줄
누군가를 기다려

내 손을 잡아 원을 그려
이 만큼 나눠 가진 거잖아
내 온 마음이 네 곁에
네 꿈이 내 곁에

산다는 거 견디는 거
함께라면 조금 더 행복해져
끝없이 연결돼 다시
can’t live without you

조류에 쓸려가듯
바다를 떠도는
지쳐가지만
낙원은 보이지 않아

난 너의 따듯함이 필요해
괜찮다고 말해주잖아
I need you, I need you

내 손을 잡아 원을 그려
이 만큼 나눠 가진 거잖아
내 온 마음이 네 곁에
네 꿈이 내 곁에

산다는 거 견디는 거
함께라면 조금 더 행복해져
끝없이 연결돼 다시
can’t live without you

눈 감아도 난 온기로 느껴
한걸음 옆에 나란히
걸어준 동행인걸
위안을 주는 너
I’m with you

내가 다시 살아갈
용기는 너니까
어깨를 내주며
공감할 너니까 믿을게,
슬픔을 마주할 때면 한번 더

내 손을 잡아 원을 그려
이 만큼 나눠 가진 거잖아
내 온 마음이 네 곁에
네 꿈이 내 곁에

산다는 거 견디는 거
함께라면 조금 더 행복해져
끝없이 연결돼 다시
can’t live without you

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

Makhluk hidup yang terdapat di alam dapat dibedakan menjadi makhluk hidup (biotik) dan makhluk tak hidup (abiotik). Makhluk (benda) memiliki ciri-ciri diantaranya:

  • Memiliki massa
  • Menempati ruang
  • Terpengauh gaya tarik bumi (gravitasi), suhu, dan cahaya
  • Mengalami perubahan

Selain itu, makhluk hidup (biotik) juga memiliki ciri-ciri diantaranya adalah:

  • Iritabilitas dan bergerak
  • Memerlukan makan (nutrisi)
  • Melakukan metabolisme
  • Melakukan adaptasi
  • Tumbuh dan berkembang

 

Berikut ini akan di ulas mengenai ciri-ciri makhluk hidup (biotik):

 

  1. A.     IRITABILITAS dan GERAK

Iritabilitas adalah kemampuan makhluk hidup menanggapi rangsang. Rangsangan tersebut dapat berupa rangsangan cahaya, suhu, air, sentuhan, suara, bau, atau makanan. Rangsangan tersebut merupakan rangsangan dari luar tubuh. Ada pula rangsangan yang berasal dari dalam tubuh, misalnya ingin buang air karena kantong kemih penuh urin, atau rasa lapar karena sudah saatnya lapar. Rangsangan-rangsangan tersebut dapat membuat makhluk hidup bereaksi dan menyebabkan makhluk hidup tersebut bergerak. Gerak tersebut merupakan perwujudan dari kepekaan makhluk hidup akibat makhluk hidup itu menanggapi rangsang.

Gerak hewan dibedakan menjadi dua, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Gerak aktif yaitu gerak yang dilakukan oleh organisme, dan berpindah dari suatu tempat ke tempat lain. Contohnya, hewan yang berpindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain untuk mencari makan, mencari pasangan, atau bersembunyi dari musuh.
  • Gerak pasif yaitu gerak yang dilakukan tanpa harus berpindah tempat. Misalnya, gerakan mekarnya bunga atau pecahnya biji pada tumbuhan tetentu atau gerakan bunga matahari yang selalu menghadap ke arah datangnya snar matahari.

 

  1. B.      MAKAN

Semua makhluk hidup memerlukan makan unyuk mendapatkan energi. Kegunaan dari energi tersebut antara lain untuk bergerak, tumbuh, menanggapi rangsang, dan berkembang biak. Tumbuhan memerlukan zat-zat anorganik, sedangkan hewan memerlukan zat-zat organik untuk makanannya. Zat organik tersebut umumnya terdapat secara bebas di alam, misalnya air, mineral, dan gas karbondioksida (CO2). Tumbuhan hijau dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis.

Reaksi fotosintesis:

 

klorofil

 

Karbondioksida + air            cahaya matahari         glukosa + oksigen

 

  1. C.     MELAKUKAN METABOLISME

Metabolisme adalah reaksi-reaksi yang berlangsung di dalam tubuh manusia. Reaksi metaolisme dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Reaksi penyusunan (anabolisme). Contohnya, reaksi sel-sel tubuh dalam menyusun protein, lemak, dan reaksi sel tumbuhan dalam menyusun zat organik melalui fotosintesis.
  • Reaksi penguraian atau perombakan (katabolisme). Misalnya, sel-sel tubuh menguraikan gula menjadi gas karbodioksida, air, dan energi. Reaksi ini sering juga disebut respirasi.

Pada saat melakukan metabolisme, makhluk hidup juga melakukan pernapasan yaitu makhluk hidup menghirup oksigen untuk respirasi dan mengeluarkan karbondioksida sebagai hasil respirasi. Selain itu, terjadi pula proses ekskresi (pengeluaran) yaitu proses metabolisme yang melibatkan berbagai reaksi kimia di dalam tubuh agar tidak meracuni tubuh.

  1. D.    ADAPTASI

Adaptasi adalah penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya. Contohnya, jari-jari kaki itik berselaput sebagai hasil adaptasi dengan lingkungan air dan akar napas tumbuan bakau di pantai sebagai hasil adaptasi dengan lingkungan kurang oksigen di daerah pantai.

 

  1. E.     TUMBUH DAN BERKEMBANG BIAK
  • TUMBUH

Tumbuh adalah bertambahnya ukuran tubuh makhluk hidup seperti, bertambahnya tinggi badan dan bertambahnya berat badan.

  • BERKEMBANG BIAK

Berkembang biak adalah kemampuan makhluk hidup untuk melestarikan jenisnya. Contohnya, unggas bertelur an mamalia beranak.

 

GAYA DAN PERCEPATAN

 

  1. A.     DEFINISI GAYA

Gaya adalah tarikan atau dorongan

Gaya dapat menyebabkan perubahan gerak atau bentuk benda.

4 perubahan yang ditimbulkan oleh gaya, yaitu:

–       Gaya membuat benga diam menjadi bergerak

–       Gaya membuat benga bergerak menjadi diam

–       Gaya mengubah bentuk dan ukuran benda

–       Gaya mengubah arah gerak benda

JENIS-JENIS GAYA:

  1. Gaya tak sentuh

Gaya tak sentuha adalah gaya yang titik-titik kerjanya tidak bersentuhan dengan benda.

Contoh: gaya listrik, gaya magnet, gaya gravitasi

  1. Gaya sentuh

Gaya sentuh adalah gaya yang titik-titik kerjanya langsung bersentuhan dengan benda.

Contoh: gaya otot, gaya gesekan

ALAT UKUR GAYA

Alat ukur gaya adalah neraca pegas atau dinamometer.

LAMBANG DAN SATUAN GAYA

  1. Lambang gaya adalah F
  2. Satuan gaya dalam SI adalah newton (N)

Satuan lain adalah dyne

1 newton= 105 dyne = 100.000 dyne

1 dyne = 1 gm/s2

 

  1. B.      MENGGAMBAR GAYA DENGAN DIAGRAM VEKTOR

Gaya adalah besaran vektor yaitu besaran yang mempunyai arah dan nilai. Diagram vektor digunakan untuk menggambarkan besar dan arah suatu gaya. Diagram vektor berbentuk sepertianak panah yang memiliki titik tangkap A, panjang vektor AB dan arah dari A keB. Titik tangkap menuju titik gaya bekerja, panjang vektor AB menunjukkan besar nilai gaya yang bekerja, sedangkan anak panah dari A ke B menunjukkan arah gaya.

Contoh: lukislah gaya F1 sebesar 1 N bergerak ke kanan, F2 bergerak ke kanan sebesar 3 N dan F3 = 6 N bergerak ke arah kiri!

 

  1. C.     RESULTAN GAYA
    1. DEFINISI RESULAT GAYA

Resultan gaya adalah gaya pengganti dari dua atau lebih gaya yang bekerja pada suatu benda dalam satu garis kerja

  1. Lambang resultan gaya

Resultan gaya dilambangkan dengan R

  1. Besar resultan gaya

Besar resultangaya (R) didapatkan dengan menjumlahkan besar tiap-tiap gaya secara aljabar biasa

  1. PENJUMLAHAN RESULTAN GAYA
    1. Untuk gaya-gaya yang segaris kerja dan searah, dapat dilakukan dengan cara menjumlahkansecara aljabar biasa. Besar R adalah hasil dari penjumlahan itu, sedangkan arah R adalah searah dengan F.
    2. Untuk gaya-gaya yang segaris kerja dan berlawanan arah, arah resultan gaya sama dengan arah gaya yang terbesar dan besar R sama dengan selisih antara kedua gaya tersebut.

Contoh: dua buah gaya masing-masing 2 N dan 3 N bergerak ke arah kanan. Berapakah resultan gayanya?

 

  1. D.    GAYA GESEKAN PADABERBAGAI BENDA
    1. Pengertian gaya gesekan

Gaya gesekan adalah gaya sentuh yang arahnya berlawanan dengan kecenderungan arah gerak. Jika bendabelum bergerak, benda tidak mengalami perubahan gaya, berarti besar gaya gesekan adalah nol. Gaya gesekan terjadi jika benda telah bekerja secara langsung pada benda lain.

–       Gaya gesekan yang bekerja di udara

Misalnya: gaya gesekan udara pada badan pesawat terbang yang mengudara

–       Gaya gesekan yang bekerja di air

Misalnya: gaya gesekan air pada badan kapal yang sedang melaju

–       Gaya gesekan yang bekerja pada benda padat

Misalnya: gaya gesekan ban sepeda dengan aspal

  1. Besar gaya gesekan

Besar gaya gesekan bergantung pada kekasaran permukaan. Makin kasar permukaan makin besar gaya gesekan.

  1. Pengukuran gaya gesekan

Pengukuran gaya gesekan dapat dilakukan dengan alat neraca pegas.

  1. Gaya gesekan terjadi jka benda telah bergerak

Jika benda diam, besar gaya gesekannya nol. Jika benda dikenai gaya tetapi belum bergerak, besarnya gaya gesekan sama dengan besar gaya yang mempenaruhinya. Gaya gesekan tidak menyebabkan benda bergerak tetapi menghambat gerak benda.

  1. Gaya gesekan statis dan kinetis

Gaya gesekan statis yaitu gaya gesekan yang timbul sejak benda diam sampai tepat mulai bergerak.

Gaya gesekan kinetis yaitu gaya gesekan yang timbul ketika benda bergerak.

Besarnya gaya gesekan statis lebih besar daripada aya gesekan kinetis.

Tiga cara untuk mengurangi gaya gesekan:

–       Memperlicin permukaan

–       Memisahkan kedua permukaan dengan udara

–       Menempatkan benda di atas roda

 

 

  1. E.     BERAT DAN MASSA
    1. Pengertian berat

Berat benda adalah gaya terik bumi yang bekerja pada benda tersebut.

–       Berat benda dapat berubah-ubah tergantung dari percepatan gravitasi di mana benda berada

–       Besar gaya gravitasi terhadap benda (berat benda) tergantung jarak dan massanya

–       Pengukuran berat adalah dengan neraca (di laboratorium dengan neraca pegas) dengan satuan newton (N) atau dyne

  1. Pengertian massa

Massa adalah ukuran banyaknya zat yang terkandung oleh benda tersebut.

Ciri-ciri:

–       Massa suatu benda tetap di manapun berada

–       Massa benda di ukur dengan neraca, dengan satuan kg

  1. Segitiga rumus berat

Jika berat benda dinyatakan dengan , massa benda dinyatakan dengan , dan percepatan gravitasi dinyatakna dengan , maka diperoleh rumus:

  1. Percepatan gravitasi

Percepatan gravitasi tergantung dari massa dan letak benda.

  1. Percepatan gravitasi di bulan  atau sekitar  kali percepatan gravitasi di permukaan bumi
  2. Percepatan gravitasi di kutub
  3. Percepatan gravitasi khatulistiwa sama dengan

 

  1. F.     GAYA NORMAL
    1. Pengertian gaya normal (N)

Gaya normal adalah gaya yang bekerja pada benda yang berada pada permukaan bidang

–          Gaya normal berlawanan arah dengan gaya berat

Jika gaya berat arahnya ke bawah, gaya normal arahnya ke atas

–          Besar gaya normal sama dengan besar gaya berat jika keadaan benda seimbang

–          Gaya normal bekerja pada benda yang diam atau dalam keadaan seimbang

–          Gaya normal dangaya berat bukan merupakan pasangan gaya aksi reaksi

  1. Keseimbangan

Keseimbangan adalah keadaan ketika dua gaya sama besar, segaris, berlawanan arah kerja pada suatu benda atau keseimbangan adalah keadaan ketika resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda sama dengan nol.

–          Benda yang dalam keadaan seimbang tidak mengalami perubahan gerak

–          Pengertian tidak mengalami perubahan gerak adalah jika mula-mula benda diam, benda akan tetap diam setelah gaya-gaya seimbang bekerja.benda akan terus bergerak dengan kecepaan tetap (GLB) setelah gaya-gaya seimbang tersebut bekerja.

–          Keseimbangan bergantung pada titik tumpu

–          Contoh gaya seimbang:

Gaya-gaya seimbang antara gaya berat resultan dengan gaya dengan gaya normalnya, gaya mesin pesawat dengan gaya gesekan udaranya menyebabkan pesawat dapat mengudara dengan kecepatan tetap.

 

  1. G.    HUKUM NEWTON

ü Hukum I Newton

“Jika sebuah benda bergerak lurus atau diam, benda tersebut akan terus bergeraklurus atau diam, kecuali ada gaya luar yang bekerja padanya”.

Hukum ini dikenal dengan hukum inersia benda (inersia benda=besaran yang dimiliki benda).

Menurut hukum I Newton:

  1. Sebuah banda akan selalu mempertahankan kedudukannya jika tidak ada gaya luar yang mengganggu
  2. Gaya luar yang menggaggu akan mendapatelawanan dari inersia benda tersebut
  3. Semakin besar massa benda semakin besar pula kemampuan untuk mempertahankan kedudukannya.

Contoh: ketika bus yang sedang melajudirem mendadak makaseolah-olah kita akan terdorong kedepan berlawanan
                 arah dengan arah gaya pengereman bus.

ü Hukum II Newton

“Jumlah gaya yang bekerja pada sebuah benda akan mengakibatkan perubahan gerak pada benda tersebut”.

Kecepatan gerak benda akan berubah jika bea tersebut dieri gaya dari luar.

Contoh: benda yang ditendang ke depan gawang, agar tidak masuk ke gawang kiper membelokkan arah bola dengan
                  memukulnya.

ü Hukum III Newton

“Jika gaya diberikan pada suatu benda (gaya aksi) maka benda tersebut akan memberikan gaya yang sama besar dengan arah gaya yang berlawanan”.

Hukum III Newton, dikenal dengan hukum aksi reaksi.

Contoh: bola yang dilemparkan ke dinding, maka akan dipantulkan kembali oleh dinding dengan arah yang berlawanan
                  dari arah datangnya bola.

Daftar Lagu BIGBANG

“The First Single Album” (28 Agustus 2006)

Intro (Big Bang)
She Can’t Get Enough
Dirty Cash (Title Song)
다음날 (승리 solo)
BIG BOY (T.O.P solo)
흔들어
눈물뿐인 바보
My Girl (태양 solo)
La la la
This Love (G-Dragon solo)
웃어본다 (대성 solo)

BIG BANG IS V.I.P (RELEASE : 28 SEPTEMBER 2006)

La La La Lyrics
My Girl (Taeyang’s Solo) Lyrics
V.I.P Lyrics
La La La (Instrumental)

B I G B A N G 0 3″ (21 November 2006)

VICTORY (intro)
B I G B A N G
Forever with you
Good by baby
웃어본다

DIGITAL SINGLE

G-Dragon: – 나만 바라봐 Part 2 (30 Juni 2008)
Dae Sung: – Big Hit!! (대박이야!!) (29 Januari 2009)
Bigbang & 2ne1 – lollipop
Bigbang – Lollipop part 2

SINGLE JAPANESE

“My Heaven” (24 Juni 2009)
“Gara Gara GO!” (8 Juli 2009)
“Emotion” (Juli 2009)
GD&TOP – OH YEAH (2012.01.07. )

KOREAN ALBUM

Since 2007 (Big Bang Volume 1) (Release Date: December 21, 2006)

Big Bang (Intro)
She Can’t Get Enough
Dirty Cash
다음날 (Next Day) (SeungRi Solo)
Big Boy (T.O.P. Solo)
흔들어 (Shake It) (Featuring JiEun)
눈물뿐인 바보 (A Fool’s Only Tears)
My Girl (TaeYang Solo)
La La La
This Love (G-Dragon Solo)
웃어본다 (Try Smiling) (DaeSung Solo)

Remember (Release Date: November 5, 2008)

Intro (모두 다 소리쳐) (Everybody Scream)
오, 아, 오 (Oh, Ah, Oh)
뷹은 노을 (Sunset Glow)
반짝반짝 (Twinkle Twinkle)
Strong Baby (SeungRi Solo)
Wonderful
멍청한 사랑 (Foolish Love)
하루하루 (Day By Day) (Acoustic Version)
거짓말 (Lies) (Remix)
마지막 인사 (Last Farewell) (Remix)
Remember

MINI ALBUM KOREAN

Always (Release Date: August 16, 2007)

We Are Big Bang (Intro)
거짓말 (Lies)
없는 번호 (Wrong Number)
아무렇지 않은 척 (Act Like Nothing’s Wrong) (T.O.P. Solo Featuring Kim Ji-Eun
Oh My Baby
Always

Hot Issue (Release Date: November 22, 2007)

Intro (Hot Issue) (Featuring 2NE1’s CL)
바보 (Fool)
But I Love You (G-Dragon Solo)
I Don’t Understand
마지막 인사 (Last Farewell)

Stand Up (Release Date: August 8, 2008)

Intro (Stand Up)
하루하루 (Day By Day)
천국 (Heaven)
착한 사람 (Good Person)
Lady
Oh My Friend (Featuring No Brain)

Tonight (Release Date: February 23, 2011)

Intro (Thank You & You)
Hands Up
Tonight
Somebody to Love
What is Right
Café

Big Bang Special Edition

Love Song
Stupid Liar
Tonight
High High (G-Dragon and T.O.P.)
Oh Yeah (G-Dragon and T.O.P. Featuring 2NE1’s Park Bom)
Café
I Need a Girl (TaeYang Featuring G-Dragon)
Somebody to Love
어쩌라고 (What Can I Do) (SeungRi Solo)
Baby Don’t Cry (DaeSung Solo)

JAPANESE ALBUMS

Number 1 (Release Date: October 22, 2008)

Intro
Number 1
Make Love (English Version)
Come Be My Lady (English Version)
Day By Day
With U (English Version)
How Gee (English Version)
Baby Baby (English Version)
So Beautiful (English Version)
Remember (English Version)
Heaven
Everything (English Version)
Always (English Version)
Candle (Together Forever English Version)

Big Bang (Release Date: August 19, 2009)

Intro
ガラガラGo!! (Gara Gara Go!)
Bringing You Love
My Heaven (Heaven Japanese Version)
Stay
Top of the World
Follow Me
Baby Baby (Last Farewell Japanese Version)
Emotion
Love Club
Always (Japanese Version)

Big Bang 2 (Release Date: May 11, 2011)

Intro (Thank You & You)
Tonight (Japanese Version)
Somebody to Luv (Somebody to Love Japanese Version)
Beautiful Hangover
オラYeah! (Ora Yeah!)
Tell Me Goodbye
声をきかせて (Sing)
Ms. Liar (Stupid Liar Japanese Version)
Hands Up
Love Song

The Best Of BIGBANG (RELEASED: 11/12/14 )

Haru Haru (Japanese Ver.)
TONIGHT
HANDS UP
Tell Me Goodbye
BEAUTIFUL HANGOVER
Top of The World
Baby Baby
Always
Somebody To Luv
声をきかせて
EMOTION
Ms.Liar
ガラガラ GO!!
My Heaven

Forever With You
Goodbye Baby
Dirty Cash
Crazy Dog
Mad About You
Oh My Friend
Haru Haru (Acoustic Ver.)
Wonderful
Lollipop Pt.2
LOVE SONG

MY HEAVEN
ガラガラGO!!+メイキング
声をきかせて+メイキング
Tell Me Goodbye +メイキング
BEAUTIFUL HANGOVER
TONIGHT
LOVE SONG
BIGBANG Album Making
Bonus Footage of JAPAN Debut

MINI ALBUM – JAPANESE

For The World (Release Date: January 4, 2008)

V.I.P. (Intro) (English Version)
Big Bang (English Version)
Lies (English Version)
How Gee
So Beautiful (Wrong Number English Version)
La La La (English Version)
Together Forever (A Fool’s Only Tears English Version)
Always

With U (Release Date: May 28, 2008)

Gotta Be With U (Intro)
With U
Baby Baby (Last Farewell English Version)
This Love (English Version) (G-Dragon Solo)
Mad About You (Fool English Version)
We Belong Together (English Version) (Featuring 2NE1’s Park Bom)
Shake It (English Version) (Featuring JiEun)
Ma Girl (Japanese Version) (TaeYang Solo)

ALBUM SOLO & SUBUNIT

GDragon Solo – HEARTBREAKER (Release Date: August 20th, 2009)

소년이여 ( A Boy)
Heartbreaker [Title song]
Breathe
Butterfly (feat. Jin Jung)
Hello (feat. Sandara)
Gossip man (feat. Kim Gun Mo)
Korean Dream (feat. TaeYang)
What’s up (feat. Teddy , CL)
She’s Gone (feat. KUSH)
Hollow
1년 정거장 (Station 1 year)

Tae Yang : 2008 1st Mini Album – HOT

HOT – Intro
Gido (“Prayer”) feat. Teddy
Naman barabwa (“Only Look At Me”)
Je in (“A Sinner”)
Baby I’m Sorry
Make Love feat. Kush

Taeyang – SOLAR (RELEASED : 2010-07-12 )

SOLAR (Intro)
Superstar
I need a girl (Feat. G-dragon)
Just a feeling
You’re my
Move (Feat. Teddy)
Break down
니가 잠든 후에 (Feat. Swings)
Where u at
Wedding dress
Take it slow

Taeyang – SOLAR “international album” (RELEASED : August 25th, 2010)

SOLAR (Intro)
Superstar
Prayer (Feat. Teddy)
I’LL BE THERE (ENGLISH)
Wedding Dress (ENGLISH)
CONNECTION (ENGLISH) (Feat. BIG TONE)
Move (Feat. Teddy)
Where u at
I need a girl (Feat. G-Dragon)
Look Only At Me
Take it slow
I’LL BE THERE (KOREAN)

GD&TOP Volume 1

INTRO
HIGH HIGH
OH YEAH (FEAT.박봄)
Don’t Go Home
BABY GOOD NIGHT
Knock Out
OH MOM (T.O.P)
Obsession (G.D)
Especially Today (T.O.P)
What Do You Want? (G.D)
TURN IT UP (T.O.P)

SEUNGRI – VVIP

VVIP 
What Do You Want
창문을 열어 (Open the Window) ft. G-Dragon
MAGIC
I Know ft. IU
White Love
Outro – In My World

 

RUANG LINGKUP BIOLOGI

RUANG LINGKUP BIOLOGI

  1. A.      KARAKTERISTIK ILMU BIOLOGI

Biologi berasal bari bahasa Greek, yaitu Bios: idup dan logos: ilmu. Jadi, biologi artinya ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup, bagaimana interaksinya satu sama lain, dan bagaimana interaksinya dengan lingkungan. Berikut ini karakteristik dasar makhluk hidup.

  1. Makhluk hidup disusun oleh sel
  2. Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan
  3. Makhluk hidup melakukan proses metabolisme
  4. Makhluk hidup memberikan respons terhadp rangsang
  5. Makhluk hidup melakukan reproduksi
  6. Makhluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan

 

Makhluk hidup mempunyai struktur yang sangat terorganisasi yang dimulai dari yang paling sederhana, yaitu sel, jaringan, organ, individu, opulasi, komunitas, dan bioma. Menurut BSCS (Biological Science Curriculum Study), berdasarkan struktur keilmuan, terdapat 3 objek biologi, yaitu kingdom Protista, Plantae (tumbuhan), dan Animalia (hewan). Kawasan kajian dalam biologi meliputi 9 tema permasalahan, yaitu:

  1. Biologi (sains) sebagai proses inkuiri (penyelidikan)
  2. Sejarah konsep biologi
  3. Evolusi
  4. Keanekaragaman dan keseragaman
  5. Genetika dan kelangsungan hidup
  6. Organisme dan lingkungan
  7. Perilaku
  8. Struktur da fungsi
  9. Regulasi

 

Adapun cabang-cabang keilmuan dalam biologi, diantaranya adalah sebagaiberikut:

  1. Cabang ilmu yang didasarkan pada objek, misalnya: botani, zoologi, mikrobiologi, entomologi, ornitologi, dan mikologi.
  2. Cabang ilmu yang didasarkan pada tema permasalan, misalnya: morfologi, genetika, fisiologi, ekologi, dan taksonomi.
  3. Cabang ilmu yang didasrkan atas tingkat organisasi kehidupan, misalnya: sitologi, histologi, organologi, dan biologi populasi.
  4. Cabang ilmu yang dikembangkan berdasarkan mkombinasi antara objek, tema permasalahan, dan tingkat organisasi, misalnya: morfologi tunbuhan, genetika manusia, anatomi hewan, dan fisiologi tumbuhan.

                                                           

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, klasifikasi makhluk hidup tidak hanya terdiri dai 3 kingdom. Menurut R.H. Whittaker (1969) terdapat 5 kingdom makhluk hidup, yaitu Protista, Monera, Fungi, Plantae, dan Animalia. Selanjutnya, Carl Woese (1977) mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 6 kingdom, yaitu Archaebacteria, Eubacteria, Protista, Fungi, Pantae, dan Animalia.

 

  1. B.      STRUKTUR ORGANISASI KEHIDUPAN
    1. Tingkat Molekul

Setiap inti sel makhluk hidup memiliki molekul organik yang berperan mengendalaikan strutur dan fungsi setiap sel yaitu DNA (deoxyribonucleic acid) = asam doeksiribonukleat. Inti sel juga membawa informasi genetik yang diturunkan dan didalamnya terdapat RNA (ribonucleic acid = asam ribonukleat) yan beroeran dalam mengatur sintesis protein di dalam sel.

  1. Tingkat sel

Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil. Makhluk hidup uniseluler seperti Protozoa, bakteri, dan alga, melangsungkan metabolismanya di dalam sebuah sel. Makhluk hidup multiseluler, seperti tumbuhan dan hewan, disusun oleh bermacam-macam sel yang memiliki bntuk dan fungsi yang berbeda

  1. Tingkat jaringan

Jaringan merupakan kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama. Contoh makhluk hidup tingkat organisasi sel yang paling sederhana adalah Porifera dan Coelenterata yang memiliki dua lapisan sel pembentuk tubuh (dipoblastik), yaitu lapisan terluar (ektoderm) dan lapisanterdalam (endoterm).

  1. Tingkat Organ

Organ merupakan kumpulan jaringan dengan fungsi tertentu. contoh organ dalam tubuh manusia antara lain jantung, paru-paru, dan lambung.

  1. Tingkat sistem organ

Sistem organ disusun oleh organ-organ yang saling berinteraksi dalam melaksanakan fungsi di dalam tubuh. Contahnya, sistem peredaran darah mausia yang terdiri dari jantung dan  pembuluh darah yang berfungsi untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.

  1. Tingkat individu

Tingkat individu, berlangsung mekanisme kompleks yang terjadi karena koordinasi dan regulasi bermacam-macam sistem tubuh.

  1. Tingkat populasi

Populasi adalahkumpulan individu yang berada pada aktu dan tempat yang sama. Dilingkungan kita terdapat banyak populasi, diantaranya populasi rumput, populasi pohon kelapa, populasi burng merpati, populasi cacing tanah, dan sebagainya.

  1. Tingkat komunitas

Komunitas adalah kumpulan populasi yang berada pada waktu dan tempat yang sama. Misalnya komunitas padang rumput, yang terdiri dari populasi rumput. Populasi belalang, populasi kupu-kupu, populasi cacing tanah, populasi alang-alang, dan sebagainya.

  1. Tingkat ekosistem

Ekosistem adalah interaksi antara populasi-populasi penyusun komunitas dengan lingkungan abiotiknya (misalnya sinar matahari, tanah, air, dan udara).

  1. Tingkat bioma

Bioma adalah kumpulan ekositem yang melingkupi wilayah yang luas. Contohnya bioma gurun, bioma padang rumput, bioma hutan gugur, bioma hutan hujan tropis, bioma taiga, dan bioma tundra.

 

  1. C.     KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Dasar dari klasifikasi makhluk hidup adalah persamaan dan perbedaan ciri-ciri pada berbagai jenis makhluk hidup. Klasifikasi makhluk hidup yang sekarang digunakan adalah klasifikasi 6 kingdom yang pertama kali dipublikasikan oleh Carl Woese 1977. Kingdom-kingdom tersebut diantaranya:

  1. Kingdom Archaebacteria (Archae)

Ciri organisme Archaebacteria bersifat prokariotik, yaitu tidak memiliki membran inti sel. Kingdom Archaebacteria memiliki metabolisme yang mirip dengan makhluk eukariotik. Archaebacteriabanyak hidup di daerah-daerah ekstrem.

  1. Kingdom Eubacteria (Bakteri)

Bakteri ersifak prokariotil dan dibedakan dai Archaebacteria dilihat melalui metabolismenya serta dinding selnya.

  1. Kingdom Protista

Organisme pada kingdom ini, telah terlihat jelasantara inti dan organel sel (eukariotik). Anggota kingdom ini diantaranya Protozoa, alga, jamur lendir, dan jamur air.

  1. Kingdom Fungi

Organisme kingdom Fungi dipisahkan dari kingdom lainnya karena mamiliki struktur dinding sel, serta cara memoeroleh makanan dan cara reproduksi yang berbd dengan kingdom lainnya. Kingdom ini terdiri dari jamur uniseluler (seperti ragi) dan jamur multiseluler. Organisme kingdom Fungi memiliki dinding sel seperti tumbuhan, tetapi tidak melakukan fotosintesis. Jamur bersifat saprofit.

  1. Kingdom Plantae

Organisme Plantae (tumbuhan) merupakan organisme multiseluler yang eukariotik. Hampir semua tumbuhan bersifat autotrof (dapat membuat makanan sendiri) karena mamilikin klorofil. Lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhanbiji merupakan anggota kingdom ini.

  1. Kingdom Animalia

Kingdom Animalia (hewan) merupakan organisme multiseluler eukariotik yang memiliki sistem saraf an otot. Hewan tidakmemiliki dinding sel dan bersifat heterotrof.

 

  1. D.     CABANG-CABANG BIOLOGI

Biologi murni pada dasarnya dapa dibagi dua, yaitu pembagian berdasarkan “lapisan” vertikal, dan pembagian berdasarkan “keratan” taksonomi.

  1. Lapisan vertikal antara lain:

–          Morfologi            :t entang bentuk luar tubuh

–          Anatomi              : tentang bagian-bagian dalam tubuh

–          Histologi              : tentang jaringan mikroskopis

–          Fisiologi               : tentang faal atau proses kerja tubuh

–          Genetika              : tentang sifat keturunan/pewarisan sifat

–          Embriologi         : tentang perkembangan embrio

–          Organologi         : tentang organ

–          Teratologi           : tentang kemungkinan bayi cacat dalam kandungan

–          Ekologi                 : tentang “rumah” organisme

–          Evolusi                 : tentang perkembangan makhluk hidup dari sederhana ke arah yang sempurna

–          Palaentologi       : tentang kehidupan organisme di masa lampau

–          Ontogeni             : tentang perkembangan makhluk hidup sejak embrio hingga dewasa

 

  1. Keratan taksonomi antara lain:

–          Mikrologi            : tentang jamur

–          Mikrobiologi     : tentang jasad renik

–          Virologi                : tentang virus

–          Entomologi         : tentang serangga

–          Ornitologi           : tentang burung

–          Botani                   : tentang tumbuhan

–          Zoologi                 : tentang hewan

–          Bakteriologi        : tentang bakteri

 

  1. E.      PEMECAHAN MASALAH BIOLOGI DENGAN METODE ILMIAH

Metode ilmiah adalah metode yang sistematis dan logis. Tahapanya antara lain sebagai berikut:

  1. Pengamatan (observasi)

Pengamatan merupakan salah satu keterampilan proses yang mendasar dengan mendeskripsikan suatu objek dan perubahan objek secara kualitatif dengan menggunakan indrapenglihatan, pendengaran, pembau, peraba, dan pengecap tanpa mengacu kepada satuan pengukuran baku. Adapun pengamatan secara kuantitatif, yaitu pengamatan yang dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang mengacu kepada satuan pengukuran baku.

 

  1. Pertanyaan

Pertanyaan atau masalah dapat diajukan setelah hasil pengamatan diperoleh. Contohnya sebagai berikut:

–          Mengapa warna mahkota bunga dalam satu tanaman tidak sama?

–          Mengapa biji-biji Adenium tidak lagsung tumbuh setelah jatuh ke tanah?

–          Mengapa reproduksi Adenium kebanyakan menggunakan stek batang?

–          Mengapa tidak semua bunga menghasilkan biji?

 

  1. Hipotesis

Hipotesis merupakan dugaan sementara yang masih membutuhkan pengujian. Hipotesis dirumuskan dalam bentuk pernyataan. Di dalam hipotesis selalu ada dua macam variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bear adalah variabel yang sengaja dibuat tidak sama oleh peneliti. Variabel terikat adalah variabel yang terjadi akibat perlakuan variabel bebas. Contoh hipotesis:

–          Lama perendaman biji Adenium mempengaruhi kecepatan perkecambahan

–          Suhu perendaman biji Adenium mempengaruhi kecepatan perkecambahan

–          Intensitas sinar matahari mempengaruhi warna mahkota bunga Adenium.

 

  1. Prediksi

Pediksi merupakan pernyataan yang dapa diuji dalan eksperimen. Prediksi didasarkan pada penganmatan yang cermat dan inferensi tentang hubungan antara beberapa kejadian yang diamati. Interferensi adalah penjelasan atau interpretasi berdasarkan hasil pengamatan.

Contoh prediksi:

–          Jika biji Adenium direndam lebih lama, maka perkecambahan biji akan semakin cepat.

–          Jika suhhu perkacambahan biji Adenium dinaikkan, maka perkeambahan biji semakin cepat.

–          Waran mahkota bungan Adenium akan lebih cerah jika berbunga pada musim kemarau.

 

  1. Eksperimen

Eksperimen dilakukan untuk menguji suatu prediksi. Eksperimen dilakukanalam suatu lingkungan yang dikontrol dengan baik. Selanjutnya, akan diperoleh sekumpulan data hasil eksperimen yang kemudian diolah dan diinterpretasikan sehinggamembentuk suatu kesimpulan, kesimpulan suatu eksperimen dianggap benar jika ksperimen tersebut dapat diulang dan endapatkan kesimpulan yang sama.

 

  1. F.      PENELITIAN ILMIAH

Penelitian ilmiah dilakukan untuk mengetahui berbagai gejala dan fakta di alam. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Kerangka Acuan Penelitian

Kerangka acuan penelitian beris pokok-pokok pikiran yang mendasari penelitian. Kerangka acuan dibuat agar dapat dikomunikasikan pada guru atau ahli lain untuk memperoleh pendapat, saran, atau bantuan dana. Kerangka acuan penelitian teriri dari:

  1. Judul penelitian
  2. Latar belakang
  3. Rumusan masalah
  4. Tujuan
  5. Manfaat hasil penelitian

Dalam membuat kerangka acuan, seseorang akan berlatih untuk:

–        Merumuskan judul penelitian

–        Menyusun latar belakang penelitian

–        Merumuskan masalah

–        Merumuskan tujuan penelitian

–        Menjelaskan metode penelitian yang akan digunakan

–        Menyusun jadwal kerja penelitian

 

  1. Judul Penelitian

Judul penelitian berfungsi sebagai identitas penelitian yang dicantumkan dalam berbagai dokumen.

Contoh judul penelitian:

“Pengaruh suhu perendaman biji terhadap keceatan perkecambahan biji Adenium

Judul penelitian yang baik haruslah padat, spesifik, dan menggambarkan masalah yang diteliti.

 

  1. Latar Belakang

Latar belakng suatu penelitian menunjukkan konteks masalah yang akan diteliti serta kepentingan penelitian tersebut.

Contoh latar belakang penelitian:

Latar belakng penelitian “Pengaruh suhu perendaman biji terhadap kecepatan perkecambahan biji Adenium” antara lain sebagai berikut.

–       Pentingnya kecepatan perkecambahan dikaitkan dngan banyaknya kebutuhan teradap benih Adenium.

–       Nilai jual benih dari biji lebih mahal dibandingkan dengan benih stek batang.

–       Tanaman Adenium yang berasal dar biji lebih indah dibandingkan dengan yang berasal dari stek batang.

 

  1. Rumusan Masalah

Rumusan masalah harus dinyatakan secara jelas dan tidak menimbulkan penafsiran ganda.

Contoh rumusan masalah dalam bentuk pernyataan:

“Adakah pengaruh suhu perendaman biji terhadap kecepatan perkecambahan biji Adenium? ”

 

  1. Tujuan Penelitian

Penelitian bertujuan untuk menguraikan atau mendeskripsikan suatu gejala atau objek dan menerangkan suatu gejala atau menguji hipotesis.

Contoh tujuan penelitian:

“Untuk mengetahui pengaruh suhu perendaman biji terhadap kecepatan perkecambahan biji Adenium”.

 

 

  1. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitaian dapt dilihat dari dua aspek, yaitu sumbangan bagi pengembangan ilmu (aspek teoritis)dan manfaat bagi penerapannya di masyarakat (aspek praktis).

Manfaat penelitian eksperimen, misalnya:

–       Sebagai sumber informasi bagi petani tanaman hias dalam meningkatkan bibit/benih Adenium.

–       Sebagai sumber informasi dalam pengembangan teknologi pertanian.

 

  1. Proposal Penelitian

Proposal penelitian merupakan pengembangan kerangka acuan yang telah mendapat tambahan informasi dari berbagai sumber dan berbagai saran dari para ahli. Proposal peneliatian juga memuat tinjauan pustaka (tinjauan teoritis), hipotesis (untuk penelitian yang memiliki hipotesis), dan metode penelitian. Selain itu, proposal penelitian juga memuat:

 

  1. Identivikasi Variabel Penelitian

Ada tiga variabel dalam penelitian ilmiah, yaitu variabel bebas, variabel kontrol, dan variabel terikat.

Contoh identivikasi variabel pada penelitian tentang pengaruh suhu perendaman biji terhadap kecepatan perkecambahan biji Adenium:

Variabel bebas:

Suhu air untuk merendam biji

Variabel kontrol:

Jenis biji Adenium, air untuk merendam, volume air, tempat untuk merendam, tempat perkecambahan.

Variabel terikat:

Kecepatan perkecambahan

 

  1. Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka memuat teori dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan masalahyang diteliti. Uraiannya diharapkan dapat menjelaskan, walaupun hanya secara teoritis, masalah yang diteliti serta hubungan antara variabel yang terkait. Sebagai contoh, dalam penelitian tentang pengaruh suhu perendaman biji terhadap kecepatan perkecambahan Adenium, tinjauan pustaka memuat:

–       Teori tentang perkecambahan biji Adenium serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan.

–       Teori tentang suhu serta kandungan unsur dalam air untuk merendam biji.

–       Hubungan antara unsur yang terkandung dalam air serta suhu terhadap kecepatan perkecambahan.

 

  1. Hipotesisi

Hipotesis merupakan jawaban sementara dari rumusan masalah yang diajukan. Hipotesis disusun berdasarkan teori yang diuraikan pada tinjauan pustaka sehingga hipotesis bersifat teoritis. Hipotesis akan dibuktikan kebenarannya setelah memperoleh data dari hasil penelitian.

 

  1. Metode Penelitian

Metode penelitian menguraikan bagaimana cara melakukan penelitian tersebutng dimulai dari menentukan populasi dan sampel, variabel dan operasional variabel, rancangan penelitian, prosedur pelaksanaan penelitian, prosedur pengumpulan data, serta analisis data.

1)       Merumuskan operasional variabel

Opersional variabel adalah penjelasn bagaimana variabel tersebut diukur.

Contoh operasional variabel adalah:

Variabel bebas:

Suhu air yang digunakan untuk merendam biji.

Operasional variabel:

Suhu air untuk merendam diukur dengan termometer untuk tiap tempat perendaman.

Variabel terikat:

Kecepata perendama biji.

Operasional variabel:

Kecepatan perkecambahan biji Adenium dalam jam, dengan interval pegamatan tiap 6 jam.

2)      Merancang penelitian

Rancangan penelitian menggambarkanbagaimana hbungan antara variabel bebas dan variabel terikat akan diteliti.

Contoh rancangan penelitian adalah sebagai berikut:

Kelompok I                 : perlakukan rendaman air yang bersuhu C (suhu ruang)

Kelompok II               : perlakukan rendaman air yang bersuhu C

Kelompok III             : perlakukan rendaman air yang bersuhu C

Kelompok IV             : perlakukan rendaman air yang bersuhu C

Kelompok V               : perlakukan rendaman air yang bersuhu C

 

Keterangan:

            Tiap kelompok terdiri dari 10 biji Adenium, dan masing-masing ditempatkan dalam gelas beker terpisah.

3)      Menentukan populasi dan sampel

Populasi adalah seluruh kelompok objek penelitian atau kelompok subjek di mana kesimpulan akan digeneralisasikan. Dalam latihan ini, populasi adalah semua jenia Adenium. Sampel adalah bagian anggota populasi yang mewakili populasi. Pada latihan ini, jenis biji Adenium yang dipakai adalah biji Adenium yang bunganya merah muda. Jadi, jumlah sampel penelitian adalah:  biji Adenium warna merah muda.

 

4)     Menentika alat dan bahan

Alat dan bahan yang diperlukan untuk melakukan eksperimen contohnya:

–       50 biji Adenium arna bunga merah muda

–       Air 500 ml

–       Termometer 5 buah

–       5 buah gelas beker 250 ml

–       1 buah gelas ukur 100 ml

–       Stopwatch/jam

–       Kertas, pensil, penghapus, penggaris

–       Wadah plastik/nampan plastik 5 buah

–       Tanah secukupnya

–       Pinset

Selain empat tahapan tersebut, merancang prosedur pelaksanaan penelitian dan menentukan rencana analisis data yang digunakan juga telah disusun dalam metode penelitian. Tujuannya adalah agar isi proposal dapat menggambarkan penelitian yang akan dilakukan.

 

  1. Jadwal penelitian

Suatu penelitian dibatasi oleh barbagai hal, antara lain ketersediaan alat dan bahan, biaya, waktu, sderta tempat. Menuyusun jadwal penelitian merupakan panduan bagi seorang peneliti, agar penelitiannya membuahkan suatu hasil yang dapat dipetanggungjawabkan.

 

  1. Prosedur Pelaksanaan Penelitian

Berikut ini adalah contoh prosedur penelitian pengaruh suhu perendaman biji Adenium terhadap kecepatan pekecambahan.

  1. Siapkan alat-alat dan bahan yang diperlukan.
  2. Masukkan tanah ke dalam 5 wadah plastik dengan jumlah yang sama, lebih kurang  bagian, kemudian wadah diberi label I, II, III, IV, V.
  3. Rendam biji Adenium sebanyak 10 biji ke dala setiap gelas beker yang berisi air 100 ml dengan suhu berbeda:

–       Suhu C               –     Suhu C

–       Suhu C               –     Suhu C

–       Suhu C

Perendaman dilakukan selama 15 menit.

  1. Tiriskan biji dan tanam masing-masing biji sesuai dengan kelompoknya.
  2. Tempatkan wadah plastik I, II, III, IV, dan V di tempat yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung.
  3. Amati perkecambahan biji dengan interval 6 jam sekali.
  4. Catat hasil pengamatan ke dalam tabel pengamatan.

 

  1. Analisis Data

Analisis data adaahcara mengolah data hasil penelitian sehingga mambuktikan kebenaran hipotesis yang diajukan. Pada latihan ini, analisis data yang dapat dilakukan adalah:

  1. Mencari nilai rata-rata kecepatan biji Adenium pada tiap perlakuan.
  2. Membandingkan antara satu perlakuan dengan perlakuan yang lain.

Tahapan dalam menganalisis data adalah mendeskripsikan data, menginterprestasikan data, dan mengujin hipotesis. Mendeskripsikan data artinya menyajikan data dalam bentuk yang mudahdipahami oleh orang lain. Misalnya dalam bentuk data dengan angka-angka yang ditampilkan sudah merupakan hasil rata-rata.

 

  1. Laporan Penelitian

Laporan penelitian sangat penting karena selain sebagai dokumantasi juga berfungsi sebagai alat komunikasi hasil penelitian dengan pihak lain. Berikut ini adalah salah satu bentuk sistematika laporan penelitian.

 

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Rumusan Masalah
  3. Tujuan Penelitian
  4. Manfaat Penelitian

 

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

  1. Kajian Teori
  2. Kajian dan Hasil Penelitian
  3. Rumusan Hipitesis

 

BAB III METODE PENELITIAN

  1. Variabel dan Definisi Operasional Variabel
  2. Rancangan Penelitian
  3. Sasaran Penelitian (Populasi danSampel)
  4. Instrumen (Alat dan Bahan)
  5. Prosedur Pelaksanaan Penelitian
  6. Rencan Analisis Data
  7. Jadwal Penelitian

 

BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN

  1. Deskripsi Data
  2. Interpretasi Data
  3. Uji Hipotesis
  4. Pembahasan

 

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

  1. Kesimpulan
  2. Saran

 

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

 

William Henry Harvey (1811-1866) adalah seorang ahli botani dari Irlandia. Ia aktif mempelajari alga dan lumut. Kumpulan herbarium alganya yang terkenal disimpan di Trinity College di Dublin, Irlandia. Karya-karyanya yang telah diterbitkan diantaranya ‘A Manual of the British Algae’ (1841), ‘Phycologia Britannica’ (4 vlume 1846-51), dan ‘Phycologia Australica’.

Ia menjadi kurator di Trinity College Herbarium (TCD) serta menjadi guru besar botani di Royal Dublin Society. Bukunya yang berjubul ‘Phycologia Britannica’ diterbitkan tahun 1847-1851. Reputasinya meningkat setelah ia menerbitkan bukunya ‘Nereis Australis Or Algae of the Southern Ocean’ tahun 1847-1849. Bukunya yang berjudul ‘His Phycologia Australica’ adalah salah satu buku terpenting dalam ilmu fisiologi pada abad ke-19.

Louis Pasteur (1822-1895) adalah ahli biologi dan kimia dari Prancis. Ia menjadi terkenal setelah memperkenalkan metode untuk mencegah susu dan anggur menjadi asam. Metode ini kemudian disebut pasteurisasi. Ia dianggap sebagai pendiri ilmu mikrobiologi. Pasteur meneliti teori tentang kuman penyebab penyakit serta menemukan penejelasan tentang penyebab penyakit. Ia juga salah sau tokoh yang tidak menyetujui teori generatio spontanea.

Ia adaklah orang pertama yang vaksin rabies an manjadi salah satu tokoh utama dalam bakteriologi. Selain itu, ia juga membuat penemuan-penemuan penting dalam bidang kimia. Salah satunya adalah menemukan keasimetrisan pada kristal.